ME AND RIO
Setelah sahabat kecil ku ian pergi meninggalkan aku untuk selama-lama nya, Riolah yang menggantikan ian dalam hidup ku, kini rio menjadi pasangan ku. rio yang dapat buat ku hidup kembali dari kesedihan dan kami pun akhirnya lulus, seandainya ian ada di sini mungkin kelulusan ini lebih berguna. aku dan rio pun satu kampus namun beda jurusan. rio mengambil desain grafis, dan aku mengambil periklanan. aku dan rio adalah pasangan terromantis. aku yang terkenal cewek tercantik dan terpintar, rio sebagai cowok perfect dan di rebutan beratus-ratus cewek. suatu hari rio bercerita tentang ian tanpa sengaja, dan cerita-cerita itu sama sekali belum aku ketahui, ternyata tanpa ku ketahui hubungan kita sangat di restui ian, yang rela melepaskan aku peri kecilnya demi pangeran yang sangat mencintai peri kecilnya. ian pun ternyata sengaja menjauhi aku karena tidak mau mengganggu hubungan aku dan rio, kata rio pun ian sangat sayang sama aku dan ingin sekali melihat aku bahagia dan sukses di masa depan nanti. ian menjauhi aku dan membuat aku pacaran sama rio, karena ian nggak mau melihat aku jatuh cinta padanya dan sedih karena nantinya dia akan meninggalkan aku untuk selama-lamanya. tanpa ku sadari aku mengeluarkan air mata.
“ kamu nggak kenapa-kenapa khan..” aku hanya melihat rio dan aku lari ke taman deket kampus ku. aku di situ hanya menangis.
“ cha maaf ya aku nggak ada maksud untuk..” aku langsung memeluk rio.
“ kamu nggak ada mata kuliah..” aku melepaskan pelukan ku. aku hanya diam.
“ sayang, aku Tanya,.. kamu nggak ada mata kuliah…kok diem di tanyain..”
“ nggak mau belajar ah,…”
“ kamu nggak boleh gitu,..ini tuh kuliah bukan SMA kamu nggak bisa seenaknya..”
“ udah ya aku mau pergi..”
“ nah gitu dong mau masuk ke kelaskan..”
“ enggak mau pulang..” aku langsung pergi,dan langsung memanggil taksi. Tak lama rio menelfon ke ponsel ku, tak ku angkat dan langsung ku non aktifkan. malam nya sekitar jam 7 malam rio datang ke rumah aku.
“ eh yo”
“ kenapa tadi aku telfon di matiin..”
“ lobet…” rio hanya mengangguk.. Aku langsung nonton lagi. tanpa peduli rio ada disamping ku.dan aku menatap rio.
“ kenapa cha..”
“ehmm..nggak aneh ngga aneh ajaa.”
“ udah nonton aja,.. eh iya rio mau minum apa “
“apa aj asal jangan racun tikus..” aku yang langsung mengambil minuman itu dan ku berikan ke rio.
“ ri,besok aku ada pemotretan..”
“ hahhh..pemotretan..” rio hanya diam dan menonton tv.
“ bilang dong kalau aku nggak boleh jadi model..”
Aku langsung lari ketaman rumah ku yang luas.aku baru sadar bunga yang cinta yang tadinya 2 menjadi 3 mungkin hadirnya rio.aku tersenyum.
“ternyata ian yang childish bisa membuat kenangan terindah buat peri kecilnya..” rio duduk di samping ku.
“ cha..”aku langsung bertatapan dengan rio
“ bisa nggak aku ngegantiin ian di hati kamu..”
“ rio..aku dan ian memang sudah terikat batin kasih sayang sebagai sahabat..aku juga nggak bisa bilang kalau kamu nggak bisa ngegantiin ian di hati ku..”
“aku ngerasa kalau kamu…!!!!”aku langsung berdiri dan membelakangi rio.
“kamu mau bilang kalau aku nggak sayang sama kamu,ngapain aku sampai berantem sama ian gara-gara kamu,dan aku juga nggak tau sebesar apa sayang kamu ke aku..”
“ maaf cha,kamu bener aku nggak akan bisa ada di hati kamu untuk ngegantiin iann”
“ pliss..pliss rio jangan ungkit ian lagi,kamu piker aku udah total ngelupain ian,,belum ri..”
“ maafin aku,aku terlalu memaksakan ini semua karena aku ngga mau melihat kamu sedih dan aku pengen kamu kembali kea cha yang dulu”
Aku mengusap air mata rio.aku tersenum dan rio langsung mencium bibir ku dengan kehangatan.dengan di saksikn bulan dan bintang.ke esokan pagi rio menjemputku dengan motornya.tumben aja katanya sih dia udah bosen sama mobilnya.kita pergi ke makam ian dan membawa kue tart karena tanggal 11 juni ian ulang tahun,yang ku 17 tahun,ya dia memang masih kecil tapi pintar buktinya 17 tahun udah lulus.
Rio selalu ingin menjadi yang terbaik di hatiku,dari di mulai kelas 3 SMA dia selalu ngedeketin aku walaw selalu di sewotin sama Ian.waktu ian meninggal dia sangat sabar menghadapi aku yan nagis terus-menerus.rio….hanya rio yang selalu ada di samping aku di saat aku sedih,bahagia,gundah,atau pun stress.namun a-u semakin takut kehilangan rio ketika rio masuk ruang ICU karena tertabrak mobil dengan kecepatan yang sangat tidak normal.aku yang resah sendiri tanpa ada orang di sisi ku aku takut yang ke dua kalinya aku kehilangan orang yang aku sayang,tiba-tiba dokter itu keluar.
“ dok gimana ke adaan rio..” dokter itu hanya diam dan takut mengatakan semua ini.
“bicara dok,saya akan terima semuanya kok”
Tiba-tiba suster itu memberi secarik kertas,kertas itu dari rio.
“ nak acha sabar ya..”
Au melihat seserang itu terbaring di tempat tidur dan di tutupi kain kafan”
“riiiiooooooooo……kenapa ini musti terjadi..”aku hanya duduk lemas di hadapan dokter itu membantu aku untuk bangun,dan duduk di kursi.aku membaca surat itu.
Surat dari rio
Cha, ku kira dulu kau dengannya berhubungan tapi setelah ku tau dari ian ternyata kau hanya seorag peri kecilnya, yang selau mencintai peri kecilnya, sifat ku yang dingin terhadap cewek itu adalah karena aku hanya ingin kamu yang ada di hati ku, aku rela jaga kamu 24 jam non stop supaya kamu bahagia karena aku dan ian nggak ingin melihat kamu sedih. maaaaff… banget cha suatu saat nanti aku di jemput untuk menyusul ian dan aku harus meninggalkan mu, namun hati ku akan selalu ada untuk malaikat kecil ku.. acha sayang jangan menagis karena banyak yang menuggu senyum mu.jangan menodai pipi kamu itu karena kamu nggak pantes untuk menagis.
ACHA MAFAICHA DWIATAMA
IAN ALJIARAN DWI TOMO
DAN…….
RIO RASULINO SAPUTRA
Kita adalah cinta sejati dunia
Semangat acha
Aku sedikit lega dengan surat ini. aku pun nggak mau terlalu cepat mencari cowok karena cinta ku masih abadi hanya untuk ian dan rio.
06.15
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar